Scroll untuk baca artikel
Banner Inframenews - Perkaya wawasan Anda bersama Inframenews
Example floating
Example floating
ParlemenSulawesi Tengah

Vera R. Mastura Konsultasi ke Kementan Bahas Pertanian Berkelanjutan

16
×

Vera R. Mastura Konsultasi ke Kementan Bahas Pertanian Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi II DPRD Sulteng, Vera R. Mastura, saat melakukan konsultasi dengan Kementerian Pertanian RI terkait penguatan sektor pertanian berkelanjutan di Sulawesi Tengah.

Inframenews.id, Jakarta – Kamis, 7 Mei 2026

Komisi II DPRD Provinsi Sulawesi Tengah yang diwakili Dr Hj Vera R. Mastura, S.Sos, M.Si melaksanakan kunjungan konsultasi ke Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka mendukung pengembangan sektor pertanian serta peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani di Sulawesi Tengah.

Rombongan diterima jajaran Kementerian Pertanian RI di ruang Direktorat Pestisida Kementerian Pertanian, Kamis (7/5/2026).

Dalam konsultasi itu, pembahasan difokuskan pada optimalisasi penggunaan pestisida guna mendukung produktivitas pertanian berkelanjutan.

Khususnya pada komoditas unggulan Sulawesi Tengah seperti kelapa dalam dan kakao yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian masyarakat.

Vera R. Mastura menegaskan sektor pertanian memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah.

Menurutnya, penggunaan pestisida yang tepat, aman, dan sesuai standar menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas hasil pertanian.

“Kami berharap adanya penguatan kebijakan dan pengawasan terkait penggunaan pestisida agar petani dapat menggunakannya secara tepat, aman, dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadirkan kebijakan yang mendukung produktivitas pertanian secara berkelanjutan.

Selain membahas penggunaan pestisida, konsultasi tersebut turut menyoroti kebijakan nasional terkait pengawasan distribusi pestisida, penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PHT), serta penguatan edukasi kepada petani.

Menurut Vera, edukasi kepada petani sangat penting agar penggunaan pestisida dilakukan sesuai kebutuhan lapangan tanpa mengabaikan aspek kesehatan dan kelestarian lingkungan.

Dalam pertemuan itu, turut dibahas peluang pemanfaatan teknologi pertanian modern.

Mulai dari penggunaan alat pertanian yang lebih efisien hingga inovasi pertanian ramah lingkungan yang diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi petani di Sulawesi Tengah.

Melalui kunjungan tersebut, Komisi II DPRD Sulteng berharap adanya dukungan konkret dari Kementerian Pertanian RI terhadap pengembangan sektor pertanian daerah.

Sehingga produktivitas komoditas unggulan dapat terus meningkat dan berdampak positif terhadap kesejahteraan petani serta ketahanan pangan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *