Scroll untuk baca artikel
Banner Inframenews - Perkaya wawasan Anda bersama Inframenews
Example floating
Example floating
Hukum KriminalKota PaluSulawesi Tengah

Kabid Propam Polda Sulteng Minta Masyarakat Cermati Penipuan Digital

11
×

Kabid Propam Polda Sulteng Minta Masyarakat Cermati Penipuan Digital

Sebarkan artikel ini
Kabid Propam Polda Sulteng mengimbau masyarakat dan keluarga besar Polri agar lebih waspada terhadap modus penipuan digital yang mengatasnamakan pejabat kepolisian.

Inframenews.id, Palu – Senin, 18 Mei 2026

Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol Roy Satya Putra, mengingatkan seluruh personel Polri, keluarga besar Polri, dan masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan digital yang mengatasnamakan pejabat kepolisian.

Imbauan tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi jam pimpinan di lapangan apel Polda Sulawesi Tengah, Senin (18/5/2026).

Dalam arahannya, Roy Satya Putra menegaskan bahwa momentum pergantian pimpinan di lingkungan Polri kerap dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan aksi penipuan dengan mencatut nama pejabat kepolisian, khususnya Kapolda Sulawesi Tengah, baik pejabat sebelumnya maupun yang baru.

Menurutnya, modus yang sering digunakan pelaku yakni melalui telepon, pesan singkat, maupun media sosial dengan berbagai alasan, mulai dari permintaan bantuan dana, fasilitas, hingga kepentingan pribadi lainnya.

“Pergantian pimpinan terkadang dimanfaatkan pihak tertentu untuk melakukan penipuan dengan mengatasnamakan Kapolda lama ataupun Kapolda yang baru. Saya mengingatkan seluruh anggota, keluarga besar Polri maupun masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap permintaan apa pun tanpa melakukan verifikasi,” tegasnya.

Roy menekankan pentingnya ketelitian dalam menerima setiap bentuk komunikasi yang mencurigakan, terutama jika berkaitan dengan permintaan transfer uang, bantuan proyek, pengurusan jabatan, maupun kepentingan lain yang mengatasnamakan pimpinan institusi kepolisian.

Ia meminta seluruh personel agar tidak mengambil keputusan secara tergesa-gesa apabila menerima pesan semacam itu.

“Apabila menerima pesan, telepon, atau informasi yang mengatasnamakan pimpinan, segera lakukan konfirmasi melalui jalur resmi atau kepada atasan langsung. Jangan terburu-buru mengambil keputusan,” ujarnya.

Selain itu, Kabid Propam juga mengingatkan bahwa menjaga kehormatan institusi Polri merupakan tanggung jawab bersama.

Karena itu, seluruh personel diharapkan aktif memberikan edukasi kepada keluarga dan masyarakat terkait potensi kejahatan digital maupun penyalahgunaan identitas pejabat.

Ia berharap kewaspadaan bersama dapat mencegah munculnya korban baru serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

“Harapan kami, seluruh anggota Polri, keluarga besar Polri, dan masyarakat semakin memahami modus-modus penipuan seperti ini sehingga tidak ada lagi korban. Mari bersama menjaga kewaspadaan dan nama baik institusi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *