Scroll untuk baca artikel
Banner Inframenews - Perkaya wawasan Anda bersama Inframenews
Example floating
Example floating
EkonomiParlemenSulawesi Tengah

DPRD Sulteng Dukung Penguatan Karantina dan Ekspor Komoditas Unggulan

25
×

DPRD Sulteng Dukung Penguatan Karantina dan Ekspor Komoditas Unggulan

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi II DPRD Sulawesi Tengah Yus Mangun menghadiri kunjungan kerja Kepala Badan Karantina Indonesia di Palu. Pertemuan tersebut membahas penguatan sistem karantina, peningkatan kualitas komoditas unggulan, dan peluang ekspor Sulawesi Tengah ke pasar dunia. (Humas)

Inframenews.id, Palu – Rabu, 27 Mei 2026

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Yus Mangun, mewakili Ketua DPRD Sulteng menghadiri kunjungan kerja Kepala Badan Karantina Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang berlangsung di Ruang Polibu Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Rabu (26/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulteng Zullikar Tanjung, SH., MH, serta unsur Forkopimda lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai langkah strategis terkait penguatan sistem karantina, peningkatan kualitas komoditas ekspor, serta pengawasan lalu lintas hewan, ikan, dan tumbuhan guna menjaga keamanan hayati di wilayah Sulawesi Tengah.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menyambut baik kunjungan Kepala Badan Karantina Indonesia sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap potensi besar yang dimiliki daerah.

Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding, menyampaikan bahwa Sulawesi Tengah memiliki sumber daya alam yang sangat potensial untuk dikembangkan menjadi komoditas unggulan ekspor.

Menurutnya, diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan Badan Karantina Indonesia dalam memastikan kualitas serta keamanan produk yang akan dipasarkan keluar daerah maupun ke luar negeri.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program strategis Badan Karantina Indonesia, termasuk peningkatan pelayanan karantina, penguatan pengawasan, serta pendampingan terhadap pelaku usaha dan petani agar produk daerah memiliki daya saing tinggi.

Pertemuan tersebut juga menjadi ajang koordinasi dalam memperkuat pembangunan sektor pangan dan ketahanan ekonomi daerah melalui tata kelola karantina yang modern, profesional, dan terintegrasi.

Kunjungan kerja ini diharapkan mampu mempererat hubungan koordinasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Badan Karantina Indonesia demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi komoditas unggulan Sulawesi Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *