Inframenews.id, Parigi Moutong
Senin, 13 April 2026
Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Parigi Moutong memfokuskan program kerja tahun 2026 pada peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus penguatan pelestarian budaya daerah.
Kepala Bidang Sosial Budaya Bappelitbangda Parigi Moutong, Irdan, mengatakan bahwa saat ini kebijakan tersebut telah memasuki tahap pelaksanaan program seiring dengan berjalannya rencana kerja tahun berjalan.
“Tahun ini kami fokus pada program yang langsung menyentuh masyarakat, terutama peningkatan kesejahteraan dan pelestarian budaya lokal,” ujar Irdan, Senin (13/4/2026).
Ia menjelaskan, dalam waktu dekat pihaknya akan turun langsung ke sejumlah kecamatan untuk melakukan pemantauan implementasi program di lapangan, khususnya pada sektor kesehatan serta kegiatan berbasis masyarakat.
Menurutnya, hal tersebut dilakukan untuk memastikan setiap program berjalan efektif dan benar-benar melibatkan partisipasi masyarakat secara aktif.
“Kami ingin memastikan program berjalan efektif dan melibatkan masyarakat secara aktif,” katanya.
Selain fokus pada kesejahteraan, Bappelitbangda Parigi Moutong juga menjalankan upaya pelestarian budaya daerah secara kolaboratif bersama perangkat daerah lain, termasuk sektor pendidikan yang turut mengembangkan program berbasis kearifan lokal.
Di sisi perencanaan, Bappelitbangda juga tengah merampungkan penyusunan program tahun 2027 yang ditargetkan selesai pada Juli mendatang setelah melalui tahapan penetapan.
“Kami bekerja paralel. Program 2026 tetap berjalan, sementara perencanaan 2027 terus kami siapkan,” jelasnya.
Terkait penganggaran, Irdan menuturkan bahwa pihaknya menggunakan pendekatan tematik yang mengacu pada Rencana Kerja (Renja), serta melakukan koordinasi lintas sektor untuk memastikan capaian kinerja sesuai target.
Ia juga menekankan pentingnya sinkronisasi dokumen perencanaan mulai dari tingkat desa hingga kabupaten agar pelaksanaan program di lapangan berjalan selaras.
Sementara itu, untuk program bantuan sosial bagi masyarakat seperti keluarga kurang mampu, penyandang disabilitas, dan lanjut usia, sejumlah usulan telah dimasukkan dalam perencanaan anggaran tahun mendatang.
“Usulan bantuan sosial sudah kami siapkan dan disinkronkan dengan program terkait agar tepat sasaran,” pungkasnya.












