Scroll untuk baca artikel
Banner Inframenews - Perkaya wawasan Anda bersama Inframenews
Example floating
Example floating
BeritaHeadlineParigi MoutongSulawesi Tengah

Kapolres Parigi Moutong Tegaskan Longsor di PETI Nasalane Terjadi Tanpa Aktivitas Alat Berat

63
×

Kapolres Parigi Moutong Tegaskan Longsor di PETI Nasalane Terjadi Tanpa Aktivitas Alat Berat

Sebarkan artikel ini
Proses evakuasi korban longsor di lokasi PETI Nasalane, Desa Lobu, Kecamatan Moutong, Parigi Moutong, menggunakan alat berat
Aparat gabungan dibantu alat berat melakukan proses evakuasi korban tanah longsor di lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Nasalane, Desa Lobu, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Minggu (28/12/2025).

Inframenews.id, Parimo – Kapolres Parigi Moutong (Parimo), AKBP Dr. Hendrawan A.N., SIK., MH., menegaskan peristiwa tanah longsor di bekas lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Nasalane terjadi tanpa adanya aktivitas pertambangan yang menggunakan alat berat.

Peristiwa longsor tersebut terjadi di wilayah Nasalane, Desa Lobu, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, pada Minggu pagi, 28 Desember 2025.

Hendrawan menyampaikan bahwa lokasi tersebut sebelumnya telah dilakukan penertiban oleh aparat kepolisian karena aktivitas pertambangan ilegal.

Sejak penertiban dilakukan, kata dia, tidak ditemukan lagi kegiatan pertambangan yang menggunakan alat berat di kawasan tersebut.

“Aktivitas yang dilakukan di lokasi hanya berupa penambangan manual menggunakan dulang,” tegas Hendrawan dalam keterangan resminya.

Ia menjelaskan, longsor terjadi sekitar pukul 06.00 Wita di area galian lama dengan kondisi tanah yang labil dan tebing yang curam.

Material tanah dan batu dari bagian atas tebing runtuh secara tiba-tiba dan menimbun penambang yang berada di bawah lokasi galian.

Akibat kejadian tersebut, dua penambang emas manual dilaporkan meninggal dunia setelah tertimbun longsor.

Selain korban meninggal, dua penambang lainnya berhasil menyelamatkan diri dari lokasi kejadian.

Salah satu korban selamat mengalami luka berat dan segera dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat.

Kedua korban selamat saat ini menjalani perawatan medis di Puskesmas Moutong, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong.

Berdasarkan keterangan saksi yang dihimpun kepolisian, sebelum kejadian para korban sempat berpamitan untuk mengambil pasir yang akan didulang di sekitar lokasi.

Tidak lama kemudian, tanah di bagian atas area galian mendadak runtuh sehingga para korban tidak sempat menyelamatkan diri.

Usai kejadian, proses pencarian dan evakuasi dilakukan oleh rekan korban bersama warga sekitar, kemudian dilanjutkan oleh aparat gabungan TNI-Polri.

Hingga berita ini diturunkan, aparat gabungan masih bersiaga di lokasi kejadian di Desa Lobu, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, dan akan melanjutkan pencarian serta pemantauan apabila kondisi cuaca memungkinkan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *