Scroll untuk baca artikel
Iklan Mobile InframeNews
Iklan InframeNews
Iklan InframeNews
BanggaiHeadlinePeristiwa

Lansia Hilang di Banggai Ditemukan Selamat

24
×

Lansia Hilang di Banggai Ditemukan Selamat

Sebarkan artikel ini
Tim SAR gabungan mengevakuasi Asda Lamuda (65) setelah ditemukan selamat di kawasan perkebunan Desa Pakowa Bunta, Kecamatan Nuhon, Kabupaten Banggai. (Basarnas Dok)

Inframenews, Banggai
Rabu, 5 Agustus 2026

Seorang lansia yang dilaporkan hilang di kawasan perkebunan Desa Pakowa Bunta, Kecamatan Nuhon, Kabupaten Banggai, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat setelah Tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian.

Korban bernama Asda Lamuda (65) ditemukan pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 09.50 WITA di koordinat 0°56’54.5″S 122°09’47.9″E atau sekitar satu kilometer dari lokasi terakhir yang diketahui (LKP).

Sebelumnya, korban dilaporkan hilang setelah pergi ke kebun pada Minggu (2/8/2026) pagi dan tidak kunjung kembali ke rumah.

Korban yang diketahui memiliki riwayat penyakit pikun sempat dicari oleh keluarga dan pemerintah desa, namun tidak ditemukan sehingga kejadian tersebut dilaporkan ke Pos SAR Luwuk.

Memasuki hari kedua operasi, Tim SAR gabungan mengawali pencarian dengan briefing personel, pengecekan peralatan, pembagian sektor pencarian, serta penyampaian prosedur keselamatan sesuai standar operasional Basarnas.

Kurang dari tiga jam setelah pencarian dimulai, korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.

Tim SAR kemudian mengevakuasi korban menuju Puskesmas Nuhon untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR secara resmi dinyatakan selesai pada pukul 10.25 WITA.

Seluruh unsur SAR yang terlibat selanjutnya dikembalikan ke satuan masing-masing setelah menerima ucapan terima kasih atas kerja sama selama proses pencarian.

Operasi tersebut melibatkan Tim Rescue Pos SAR Luwuk, BPBD Banggai, Polsek Nuhon, pihak keluarga, dan masyarakat.

Dalam pencarian, tim menggunakan sejumlah peralatan pendukung, antara lain rescue car, drone thermal, peralatan jungle, navigasi, komunikasi, peralatan medis, serta perlengkapan evakuasi.

Keberhasilan operasi ini menjadi hasil sinergi antara Basarnas, pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menemukan korban dengan cepat dan selamat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *