Scroll untuk baca artikel
Iklan Mobile InframeNews
Iklan InframeNews
Iklan InframeNews
EkonomiParlemenPolitikSulawesi Tengah

Sulteng Dorong Hilirisasi untuk Dongkrak Pendapatan Daerah

33
×

Sulteng Dorong Hilirisasi untuk Dongkrak Pendapatan Daerah

Sebarkan artikel ini
Komisi II dan Komisi III DPRD Sulawesi Tengah menggelar rapat gabungan membahas optimalisasi pendapatan daerah dan hilirisasi sumber daya alam di Palu, Rabu (5/8/2026).(Humas DPRD Sulteng)

Inframenews, Palu
Jumat, 7 Agustus 2026

DPRD Sulawesi Tengah mendorong optimalisasi pendapatan daerah melalui hilirisasi sumber daya alam agar Sulawesi Tengah tidak hanya menjadi daerah penghasil.

Dorongan tersebut dibahas dalam rapat gabungan Komisi II dan Komisi III DPRD Sulawesi Tengah bersama sejumlah OPD Pemprov Sulteng di Ruang Baruga DPRD, Rabu (5/8/2026).

Rapat dipimpin Wakil Ketua I DPRD Sulawesi Tengah, Arnila Hi. Moh. Ali, serta dihadiri Ketua Komisi II Yus Mangun dan Ketua Komisi III Dandy Adhi Prabowo.

Sejumlah OPD turut hadir, di antaranya Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas ESDM, DPMPTSP, Bapenda, BPKAD, Bappeda, serta Biro Hukum Setda Sulawesi Tengah.

Arnila mengatakan pengelolaan sumber daya alam harus mampu memberikan nilai tambah bagi daerah melalui pengembangan industri hilir.

“Melalui rapat gabungan ini kita ingin menyatukan persepsi dan langkah seluruh pihak agar potensi sumber daya alam Sulawesi Tengah dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah serta kesejahteraan masyarakat,” ujar Arnila.

Menurutnya, perubahan status Sulawesi Tengah dari daerah penghasil menjadi daerah pengelola dan penghasil menjadi peluang untuk meningkatkan manfaat ekonomi sumber daya alam.

Ketua Komisi II DPRD Sulawesi Tengah, Yus Mangun, menilai optimalisasi pendapatan daerah membutuhkan sinergi pemerintah dan seluruh OPD teknis.

“Komisi II akan terus mengawal berbagai kebijakan yang berkaitan dengan peningkatan investasi, pengembangan sektor perdagangan dan perindustrian, serta optimalisasi penerimaan daerah,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Dandy Adhi Prabowo, menekankan pentingnya pengelolaan pertambangan dan sumber daya mineral secara terencana serta transparan.

“Kami berharap kebijakan hilirisasi tidak hanya meningkatkan nilai tambah komoditas, tetapi juga mampu memperkuat pembangunan daerah, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kontribusi sektor pertambangan terhadap pendapatan daerah,” jelasnya.

Rapat tersebut menjadi bagian dari upaya DPRD dan pemerintah daerah menyusun strategi penguatan tata kelola sumber daya alam sekaligus meningkatkan investasi di Sulawesi Tengah.

Optimalisasi PAD melalui hilirisasi diharapkan mampu memperbesar manfaat ekonomi sumber daya alam dan mendukung percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *