Scroll untuk baca artikel
Iklan Mobile InframeNews
Iklan InframeNews
Iklan InframeNews
DaerahHeadlineParigi MoutongPendidikan

Bunda PAUD Parimo Dorong Satu Tahun Prasekolah

21
×

Bunda PAUD Parimo Dorong Satu Tahun Prasekolah

Sebarkan artikel ini
Bunda PAUD Parigi Moutong Hj. Hestiwati Nanga membuka sosialisasi Wajib Belajar 13 Tahun melalui penguatan satu tahun prasekolah di Aula Dikbud Parimo, Rabu (9/9/2026). (Disdik Parimo)

Inframenews, Parigi Moutong
Kamis, 10 September 2026

Bunda PAUD Kabupaten Parigi Moutong, Hj. Hestiwati Nanga, mendorong gerakan satu tahun pendidikan prasekolah untuk setiap anak sebagai bagian dari penguatan Wajib Belajar 13 Tahun. 

Dorongan tersebut disampaikan saat membuka Sosialisasi Program Wajib Belajar 13 Tahun melalui Penguatan Satu Tahun Pendidikan Prasekolah Tahun 2026.

Kegiatan berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parigi Moutong, Rabu (9/9/2026), dan diikuti Pokja Bunda PAUD Kecamatan, pendidik PAUD, serta orang tua murid.

Hj. Hestiwati menegaskan, penguatan pendidikan prasekolah membutuhkan perubahan cara pandang masyarakat terhadap Pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD.

Menurutnya, PAUD tidak seharusnya dipandang hanya sebagai tempat bermain, karena bermain merupakan bagian penting dari proses belajar anak.

“Ketika kita berbicara tentang pendidikan, sesungguhnya kita sedang berbicara tentang masa depan,” tegas Hj. Hestiwati.

Ia menjelaskan, melalui bermain anak belajar mengeksplorasi lingkungan, berinteraksi dengan orang lain, sekaligus membangun kemandirian.

Melalui sosialisasi tersebut, digelorakan gerakan “Satu Tahun Prasekolah untuk Setiap Anak” di Kabupaten Parigi Moutong.

Gerakan tersebut ditujukan untuk memastikan setiap anak memperoleh pengalaman pendidikan prasekolah sebelum memasuki jenjang pendidikan berikutnya.

Hj. Hestiwati menekankan keberhasilan Wajib Belajar 13 Tahun membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat.

Pokja Bunda PAUD Kecamatan diharapkan menjadi penggerak di lapangan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pendidikan prasekolah.

Sementara guru PAUD berperan menghadirkan ruang belajar yang ramah anak, inklusif, dan bebas dari tekanan.

Orang tua dan keluarga juga memiliki peran penting karena menjadi lingkungan pendidikan pertama dalam membangun karakter, empati, dan nilai kehidupan anak.

Pemerintah bersama akademisi berperan dalam penyusunan kebijakan strategis dan pengawalan kualitas pembelajaran PAUD.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parigi Moutong, Sunarti, bersama pemateri dari kalangan akademisi dan Bunda PAUD.

Hj. Hestiwati berharap sinergi seluruh pihak dapat memperkuat fondasi pendidikan anak sejak usia dini di Kabupaten Parigi Moutong.

Menurutnya, perhatian terhadap pendidikan prasekolah merupakan investasi penting untuk menyiapkan generasi yang mampu menghadapi masa depan.

Sosialisasi kemudian resmi dibuka dengan bacaan Bismillahirrahmanirrahim dan dilanjutkan dengan penyampaian materi kepada para peserta.

Menutup arahannya, Hj. Hestiwati mengajak seluruh pihak bersama-sama menjaga dan mendukung pendidikan anak sejak usia dini.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *