Scroll untuk baca artikel
Banner Inframenews - Perkaya wawasan Anda bersama Inframenews
Example floating
Example floating
BeritaHeadlineKota PaluLingkungan

Basarnas Palu Ambil Bagian Bersihkan Sampah di Kawasan Mangrove Dupa

28
×

Basarnas Palu Ambil Bagian Bersihkan Sampah di Kawasan Mangrove Dupa

Sebarkan artikel ini
Personel Basarnas Palu turut ambil bagian dalam aksi bersih pantai pada pra event Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 di kawasan mangrove Dupa, Kelurahan Layanan Indah, Kota Palu, Jumat (30/1/2026). Aksi ini mengusung tema “Save Our Mangrove from Trash” sebagai upaya menjaga kebersihan dan kelestarian ekosistem pesisir. (Humas Basarnas)

Inframenews.id, Palu – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu turut berpartisipasi dalam kegiatan pra event Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tingkat Kota Palu Tahun 2026 dengan menggelar aksi bersih pantai di kawasan mangrove Dupa, Kelurahan Layanan Indah, Jumat (30/1/2026).

Kegiatan yang mengangkat tema “Save Our Mangrove from Trash” ini difokuskan pada aksi pungut sampah di sepanjang pesisir pantai. Aksi tersebut menjadi bentuk kepedulian bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus melindungi ekosistem mangrove yang berperan penting bagi kawasan pesisir.

Personel Basarnas Palu yang dikoordinir langsung oleh Kepala Urusan Umum terlibat aktif membersihkan area mangrove dari berbagai jenis sampah, seperti plastik, botol bekas, hingga limbah rumah tangga yang terbawa ke pesisir. Kegiatan ini juga melibatkan sejumlah instansi terkait serta masyarakat setempat.

Kepala Urusan Umum Basarnas Palu, Ruslan, menyampaikan bahwa keikutsertaan Basarnas dalam pra event HPSN ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, khususnya di wilayah pantai dan mangrove.

Ia berharap melalui kegiatan tersebut, kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dapat terus meningkat, terutama dengan tidak membuang sampah sembarangan di kawasan pesisir.

“Lingkungan yang bersih akan menjaga ekosistem tetap sehat. Manfaatnya tentu kembali kepada masyarakat itu sendiri,” ujar Ruslan.

Melalui pra event HPSN 2026 ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif untuk membangun budaya peduli lingkungan serta menjaga kawasan mangrove sebagai penyangga alami wilayah pesisir Kota Palu.

Editor : Ahmad Tamsil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *