Scroll untuk baca artikel
Banner Inframenews - Perkaya wawasan Anda bersama Inframenews
Example floating
Example floating
BeritaDaerahEkonomiParigi MoutongSulawesi Tengah

Pemkab Parigi Moutong Dorong Hilirisasi Kelapa, SIKIM Diminta Serap Hasil Petani

27
×

Pemkab Parigi Moutong Dorong Hilirisasi Kelapa, SIKIM Diminta Serap Hasil Petani

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran, memimpin Rapat Koordinasi Hilirisasi Kelapa Dalam dan Optimalisasi Sentra Industri Kecil dan Menengah (SIKIM) di Ruang Rapat Sekda, Parigi Moutong, sebagai upaya mendorong peningkatan nilai tambah komoditas kelapa dan kesejahteraan petani. (Humas)

Inframenews.id, Parigi Moutong – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus mendorong penguatan hilirisasi komoditas kelapa melalui optimalisasi Sentra Industri Kecil dan Menengah (SIKIM), guna meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan petani kelapa di daerah.

Hal tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Hilirisasi Kelapa Dalam dan Optimalisasi SIKIM yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran, di Ruang Rapat Sekda, Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 15.00 WITA.

Dalam arahannya, Sekda Zulfinasran menegaskan bahwa keberadaan SIKIM harus memberikan dampak ekonomi langsung bagi petani kelapa. Menurutnya, SIKIM tidak hanya berfokus pada pengolahan buah kelapa, tetapi juga diharapkan mampu menyerap seluruh bagian kelapa, mulai dari sabut, tempurung, hingga air kelapa.

“Kalau bisa, SIKIM membeli sendiri seluruh bagian kelapa, baik sabut, tempurung, maupun air kelapa. Dengan begitu, dampak ekonomi benar-benar dirasakan oleh petani,” tegas Zulfinasran.

Selain mendorong penyerapan hasil kelapa petani, Sekda juga menekankan pentingnya pemberdayaan tenaga kerja lokal dalam operasional SIKIM. Dari kebutuhan tenaga kerja yang diperkirakan mencapai 100 hingga 150 orang, sekitar 90 persen diharapkan berasal dari masyarakat lokal.

Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Parigi Moutong.

Dalam rapat koordinasi itu, turut dibahas kebutuhan bahan baku kelapa untuk mendukung operasional SIKIM yang diperkirakan mencapai rata-rata 70 ribu butir kelapa per hari. Untuk itu, Sekda meminta dilakukan pendataan dan identifikasi secara detail terkait produksi kelapa petani, termasuk jumlah pasokan harian serta harga kelapa yang berlaku di pasaran.

Data tersebut dinilai penting sebagai dasar perencanaan agar operasional SIKIM berjalan optimal dan berkelanjutan, sekaligus memberi kepastian pasar bagi petani kelapa di Parigi Moutong.

Editor : Ahmad Tamsil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *