Inframenews.id, Donggala – Memasuki hari keempat, tim SAR gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian korban tenggelamnya KLM Nur Ainun Balqis dengan jumlah penumpang (POB) lima orang di perairan Selat Makassar, Kabupaten Donggala, Kamis (19/02/2026).
Operasi diawali dengan briefing pada pukul 07.00 Wita untuk mengecek kesiapan personel, kelengkapan alat utama (alut), pembagian tugas, serta penekanan prosedur keselamatan kerja sesuai standar operasional Basarnas.
Usai briefing, tim melanjutkan pencarian menggunakan satu unit KN SAR Baladewa dengan luas area pencarian mencapai 768 nautical mile (Nm) dan track spacing 1 Nm. Area penyisiran berada di sejumlah titik koordinat yang telah ditentukan berdasarkan perhitungan drift dan analisis pergerakan arus.
Adapun entry point pencarian berada di koordinat 1°26’30.89″S – 118°52’59.88″E dan exit point di 0°56’24.68″S – 118°12’13.61″E.
Dari lima orang di dalam kapal, tiga korban dilaporkan selamat yakni Saharudin (47), Muh. Alwi (32), dan Muksin (47). Sementara dua lainnya, masing-masing Guswan (47) dan Adam (20), masih dalam pencarian.
Unsur SAR yang terlibat dalam operasi ini antara lain Tim Rescue KPP Palu, ABK KN SAR Baladewa, Lanal Palu, Polairud, Saka SAR, serta nelayan setempat.
Peralatan yang digunakan meliputi KN SAR Baladewa, rescue car, peralatan SAR air, perangkat komunikasi, perlengkapan medis, serta peralatan evakuasi.
Berdasarkan laporan lapangan, kondisi cuaca terpantau berawan dengan kecepatan angin berkisar 3–10 knots, tinggi gelombang 0,5 hingga 1 meter, dan arah angin dari utara.
Tim SAR menyatakan apabila korban ditemukan, akan segera dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Perkembangan selanjutnya akan dilaporkan secara berkala.
Editor : Ahmad Tamsil












