Scroll untuk baca artikel
Banner Inframenews - Perkaya wawasan Anda bersama Inframenews
Example floating
Example floating
Kota PaluPolitikSulawesi Tengah

Muhammad Wahyuddin Kenang Sosok Erni Yulianti sebagai Murobbiyah Tangguh

23
×

Muhammad Wahyuddin Kenang Sosok Erni Yulianti sebagai Murobbiyah Tangguh

Sebarkan artikel ini
Personel kepanduan mengusung jenazah Ketua Bidang Kaderisasi Anggota Partai (BKAP) DPW PKS Sulawesi Tengah, Erni Yulianti, dari rumah duka menuju masjid untuk disalatkan sebelum dimakamkan di pekuburan Pogego, Palu Barat, Kamis (26/2/2026), diiringi ratusan pelayat yang tampak larut dalam suasana duka. (Humas)

Inframenews.id, Palu – Ketua DPW PKS Sulawesi Tengah, Muhammad Wahyuddin, mengenang Erni Yulianti sebagai sosok murobbi yang tangguh dan penuh pengorbanan dalam perjalanan dakwah di Sulawesi Tengah.

Hal itu disampaikannya saat memberikan tausiah dan testimoni pada prosesi pelepasan jenazah almarhumah, Kamis (26/2/2026), di Palu.

Menurut Wahyuddin, almarhumah merupakan seorang mualaf kelahiran Solo, Jawa Tengah, yang berasal dari keluarga berkecukupan.

Namun setelah mendapatkan hidayah dan menikah dengan almarhum Ustadz Muhammad Ali Lamu, ia memilih menjalani kehidupan sederhana dan memulai perjuangan dari awal.

Ia menyebut, pasangan tersebut termasuk perintis dakwah tarbiyah di Sulawesi Tengah. Dengan fasilitas terbatas, keduanya harus berpindah-pindah kontrakan dan membangun gerakan dakwah secara bertahap.

“Beliau menjalani semua dengan tabah dan sabar karena keyakinannya terhadap janji Allah,” ujar Wahyuddin dengan suara bergetar.

Selain aktif dalam pembinaan kader, almarhumah juga dikenal dermawan.

Setiap rezeki yang diperoleh, sebagian disisihkan untuk membantu mereka yang mengalami kesulitan, terutama dalam masalah ekonomi.

Bahkan setelah ditinggal wafat sang suami, semangatnya untuk membantu sesama tidak pernah surut.

Bagi keluarga besar PKS, Erni Yulianti adalah sosok yang mengabdikan hidupnya untuk perjuangan dakwah.

Kepergiannya meninggalkan jejak keteladanan dan kenangan mendalam bagi para kader dan masyarakat yang pernah merasakan sentuhan kepeduliannya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *