Scroll untuk baca artikel
Banner Inframenews - Perkaya wawasan Anda bersama Inframenews
Example floating
Example floating
BeritaHeadlineSulawesi Tengah

Kecelakaan Kapal Dominasi Operasi SAR Basarnas Palu Sepanjang 2025

23
×

Kecelakaan Kapal Dominasi Operasi SAR Basarnas Palu Sepanjang 2025

Sebarkan artikel ini
Kepala Kantor Basarnas Palu menyampaikan rilis Operasi SAR 2025 dalam Coffee Morning bersama media di Kota Palu.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, menyampaikan rilis capaian Operasi SAR tahun 2025 dalam kegiatan Coffee Morning bersama media di Cafe Roemah Balkot, Kota Palu, Rabu (24/12/2025). Humas Basarnas).

Inframenews.id, Palu – Kecelakaan kapal menjadi kejadian paling dominan yang ditangani Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu sepanjang tahun 2025.

Dari total 87 operasi SAR yang ditangani, sebanyak 42 kejadian merupakan kecelakaan kapal di wilayah Sulawesi Tengah.

Data tersebut disampaikan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, dalam kegiatan Coffee Morning bersama media.

Kegiatan tersebut digelar di Cafe Roemah Balkot, Jalan Balai Kota, Palu, Rabu (24/12/2025).

“Kecelakaan kapal masih menjadi kejadian terbanyak yang kami tangani sepanjang tahun ini,” ujar Muh. Rizal.

Selain kecelakaan kapal, Basarnas Palu juga menangani 35 kejadian kondisi membahayakan jiwa manusia.

Pada kategori tersebut, sebanyak 34 orang berhasil diselamatkan, 19 orang meninggal dunia, dan lima orang dinyatakan hilang.

Basarnas Palu juga menangani delapan kejadian bencana selama tahun 2025.

Dalam operasi SAR bencana, tercatat 109 orang berhasil diselamatkan dan sembilan orang meninggal dunia.

Selain itu, terdapat dua kejadian kecelakaan penanganan khusus dengan dua orang selamat tanpa korban meninggal maupun hilang.

Secara keseluruhan, sepanjang tahun 2025 Basarnas Palu menangani 87 operasi SAR.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 274 orang berhasil diselamatkan.

Sementara itu, 33 orang dilaporkan meninggal dunia dan 11 orang dinyatakan hilang.

Muh. Rizal menyebutkan, data tersebut menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan pelayanan SAR.

“Evaluasi ini penting agar respons dan pelayanan SAR ke depan semakin optimal,” kata Muh. Rizal.

Ia juga menekankan pentingnya peran media dalam menyampaikan informasi keselamatan kepada masyarakat.

Melalui sinergi dengan media, Basarnas Palu berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan dapat terus meningkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *