Scroll untuk baca artikel
Banner Inframenews - Perkaya wawasan Anda bersama Inframenews
Example floating
Example floating
BeritaHeadlineLingkunganParigi MoutongPeristiwaSulawesi Tengah

Bupati Parigi Moutong Tinjau Langsung Karhutla di Desa Avolua, Pemadaman Terus Diperkuat

23
×

Bupati Parigi Moutong Tinjau Langsung Karhutla di Desa Avolua, Pemadaman Terus Diperkuat

Sebarkan artikel ini
Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, bersama Wakil Bupati H. Abdul Sahid dan Kapolres Parigi Moutong AKBP Dr. Hendrawan A.N., meninjau langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, Kamis (5/2/2026), guna memastikan upaya pemadaman terus diperkuat dan dampak terhadap masyarakat dapat diminimalkan. (Diskominfo)

Inframenews.id, Parigi Moutong – Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, bersama Wakil Bupati H. Abdul Sahid turun langsung meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, Kamis (5/2/2026).

Peninjauan tersebut turut didampingi Kapolres Parigi Moutong AKBP Dr. Hendrawan A.N., S.I.K., M.H., Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Hairudin, serta tim gabungan yang terlibat dalam upaya penanganan karhutla.

Di lokasi kejadian, Bupati Erwin Burase menjelaskan bahwa hingga saat ini upaya pemadaman masih dilakukan secara manual. Hal tersebut disebabkan kondisi medan yang cukup sulit sehingga tidak dapat dijangkau oleh kendaraan pemadam kebakaran.

“Kita melihat langsung kondisi di lapangan. Medannya cukup berat, kendaraan tidak bisa naik ke atas. Sementara api dan angin cukup kencang, sehingga setiap saat api berpotensi membesar dan tentu ini sangat membahayakan masyarakat,” ujar Bupati Erwin.

Berdasarkan pantauan di lapangan, tim gabungan bersama masyarakat setempat masih terus berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Sejumlah warga terlihat bahu-membahu mengangkut air secara manual menggunakan jerigen untuk memadamkan titik-titik api.

Sebagai langkah lanjutan, Bupati Erwin memastikan pemerintah daerah akan segera menyiapkan alkon atau alat pompa air guna mempercepat proses pemadaman.

“Kita akan siapkan alkon. Di lokasi ada aliran air yang bisa kita tampung, kemudian dipompa dan dialirkan menggunakan selang panjang ke titik api. Kasihan masyarakat, karena sampai sekarang masih harus naik turun mengambil air dengan alat seadanya,” jelasnya.

Selain fokus pada upaya pemadaman, Bupati juga menaruh perhatian serius terhadap dampak ekonomi yang dialami warga akibat kebakaran tersebut. Ia telah menginstruksikan Sekretaris Daerah agar segera meminta camat dan kepala desa melakukan pendataan terhadap kebun-kebun masyarakat yang terdampak.

“Kebun masyarakat harus segera didata, luasannya berapa hektar, siapa pemiliknya, dan apa saja tanaman di dalamnya. Pemerintah daerah akan membantu masyarakat. Tadi ada laporan kebun hingga 10 hektar yang sebenarnya sudah siap panen dan mulai berbuah. Ini kerugian besar dan harus kita pikirkan bersama,” tegas Bupati.

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memastikan akan terus memperkuat langkah-langkah penanganan karhutla, baik dalam proses pemadaman di lapangan maupun pendampingan terhadap masyarakat terdampak pascakebakaran.

Laporan : Mul | Editor : Ahmad Tamsil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *