Inframenews.id, Poso – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-131 Kota Poso yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Poso, Senin (2/3/2026).
Kehadiran tersebut menjadi simbol penguatan persaudaraan dan kolaborasi antardaerah di Sulawesi Tengah.
Pemkab Parigi Moutong diwakili Asisten Administrasi Umum Yusnaeni yang hadir atas nama Bupati Parigi Moutong.
Momentum hari jadi ini berlangsung khidmat sekaligus semarak dengan dihadiri Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido, Wakil Ketua MPR RI Abcandra M. Akbar Supratman, unsur Forkopimda, jajaran pejabat provinsi dan kabupaten, serta tokoh adat dan masyarakat.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Gubernur Anwar Hafid tampil mengenakan busana adat Poso bermotif megalit sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan budaya lokal.
Pilihan tersebut mencerminkan komitmen menjaga nilai-nilai kearifan daerah di tengah arus pembangunan.
Dalam amanatnya, Gubernur menegaskan bahwa hari jadi bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang refleksi atas perjalanan daerah sekaligus pijakan untuk melangkah lebih maju.
Tema tahun ini, “Poso Semakin Harmoni”, menurutnya harus menjadi semangat bersama dalam memperkuat persatuan.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, serta seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Pembangunan, kata dia, tidak hanya dilihat dari fisik infrastruktur, tetapi juga kualitas sumber daya manusia dan terjaganya toleransi antarumat beragama.
Upacara berlangsung tertib. Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Poso sukses mengibarkan Sang Merah Putih, diiringi Marching Band Gita Praja Mukti dan penampilan paduan suara yang membawakan lagu-lagu daerah.
Suasana penuh kebersamaan tampak dari kehadiran TNI-Polri, ASN, Satpol PP, Damkar, Purna Paskibraka, hingga pelajar Pramuka se-Kabupaten Poso.
Partisipasi Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dalam peringatan ini mempertegas eratnya hubungan Poso dan Parigi Moutong.
Kedua daerah diharapkan terus menjaga harmoni sosial serta memperkuat kerja sama pembangunan demi kemajuan bersama di Sulawesi Tengah.












