Scroll untuk baca artikel
Banner Inframenews - Perkaya wawasan Anda bersama Inframenews
Example floating
Example floating
HeadlineParlemenPolitikSulawesi Tengah

Pentingnya Kolaborasi dalam Membangun Karakter Anak Didik

16
×

Pentingnya Kolaborasi dalam Membangun Karakter Anak Didik

Sebarkan artikel ini

Inframenews.id, Palu – Ahad, 19 April 2026

Ketua Fraksi PKS DPRD Sulawesi Tengah, Wiwik Jumatul Rofi’ah, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun karakter peserta didik di tengah tantangan era digital saat ini.

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam talkshow pada pembukaan Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) wilayah Sulawesi Tengah, Ahad (19/4/2026).

Menurutnya, kondisi pendidikan saat ini tidak hanya menghadapi tantangan akademik, tetapi juga krisis nilai di kalangan generasi muda.

Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara lembaga pendidikan, keluarga, masyarakat, hingga dunia usaha dalam membangun pendidikan karakter.

“Termasuk keterlibatan dunia usaha, itu penting untuk membangun pendidikan karakter di sekolah,” ujarnya.

Bunda Wiwik, sapaan akrabnya, menilai bahwa pendidikan karakter harus menjadi fokus utama, tidak hanya menekankan pada aspek akademik semata.

Ia menegaskan bahwa pendidikan yang ideal adalah yang mampu memadukan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai moral.

“Sebab lebih baik memiliki akal sehat tanpa pendidikan, daripada memiliki pendidikan tanpa akal sehat,” katanya.

Ia juga menyoroti bahwa sistem pendidikan saat ini masih didominasi oleh pendekatan akademik, sehingga perlu adanya pendekatan holistik yang mengintegrasikan nilai dan pengetahuan dalam proses pembelajaran.

Menurutnya, pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, melainkan juga melibatkan keluarga, masyarakat, dan pemerintah secara bersama-sama.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kolaborasi dalam pendidikan berarti adanya sinergi lintas sektor, kesamaan visi, serta tanggung jawab bersama dalam mencetak generasi unggul dan berkarakter.

Selain itu, inovasi dalam pendidikan juga dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Beberapa pendekatan yang dapat diterapkan antara lain project based learning, digital learning, pembelajaran kontekstual, serta program mentoring bagi siswa.

“Namun inovasi tersebut harus tetap berbasis nilai, berkarakter, berkelanjutan, dan berorientasi pada peserta didik,” jelasnya.

Ia menambahkan, nilai utama dalam pendidikan karakter meliputi integritas, disiplin, empati, tanggung jawab, serta religiusitas.

Sementara strategi yang dapat dilakukan antara lain melalui keteladanan guru dan orang tua, pembiasaan dalam budaya sekolah, serta penciptaan lingkungan yang positif.

Dengan kolaborasi dan inovasi yang tepat, diharapkan pendidikan di Sulawesi Tengah mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam karakter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *