Scroll untuk baca artikel
Banner Inframenews - Perkaya wawasan Anda bersama Inframenews
Example floating
Example floating
Parigi MoutongPendidikan

Disdikbud Parigi Moutong Petakan Kesiapan Sekolah Jelang TKA 2026

2
×

Disdikbud Parigi Moutong Petakan Kesiapan Sekolah Jelang TKA 2026

Sebarkan artikel ini
Kepala Bidang Manajemen SD Disdikbud Parigi Moutong, Ibrahim. (Foto: Dok JURNALLENTERA.com)

Inframenews.id, Parigi Moutong – Selasa, 21 April 2026

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong mulai memetakan kesiapan sekolah menjelang pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) 2026 bagi siswa kelas VI Sekolah Dasar (SD).

Langkah tersebut dilakukan melalui simulasi dan gladi bersih guna memastikan seluruh sekolah siap melaksanakan ujian berbasis digital tanpa kendala berarti.

Kepala Bidang Manajemen SD Disdikbud Parigi Moutong, Ibrahim, mengatakan seluruh sekolah telah diarahkan untuk melakukan pemetaan infrastruktur guna mengetahui kesiapan sarana dan prasarana yang dimiliki.

“Kami meminta sekolah melakukan pemetaan melalui simulasi dan gladi bersih sebelum ujian dimulai,” ujar Ibrahim di Parigi.

Menurutnya, simulasi menjadi bagian penting untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang berpotensi mengganggu pelaksanaan TKA.

Ia menjelaskan, apabila ditemukan keterbatasan perangkat maupun jaringan internet saat simulasi berlangsung, sekolah diperbolehkan melaksanakan ujian dengan menumpang di sekolah lain yang memiliki fasilitas lebih memadai.

Menanggapi keluhan terkait bantuan perangkat Chromebook yang belum terealisasi, Ibrahim mengakui usulan dari sekolah cukup banyak. Namun, keterbatasan anggaran daerah menjadi salah satu kendala dalam pemenuhannya.

“Banyak sekolah sudah mengusulkan sejak tiga hingga lima tahun lalu. Semua usulan kami terima, tetapi realisasinya disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” katanya.

Ia menjelaskan, jumlah siswa di masing-masing sekolah menjadi salah satu indikator prioritas dalam penyaluran bantuan perangkat.

Selain itu, pengadaan perangkat juga dilakukan melalui Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), meskipun jumlahnya masih terbatas.

Terkait persoalan jaringan internet, khususnya di wilayah pegunungan, Disdikbud Parigi Moutong telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak untuk memastikan pelaksanaan TKA berjalan lancar.

“Kami sudah menyurati Telkom untuk penguatan jaringan dan berkoordinasi dengan PLN agar tidak terjadi pemadaman listrik saat ujian berlangsung,” ungkapnya.

Sebagai solusi atas keterbatasan sarana dan prasarana, pelaksanaan TKA nantinya akan dilakukan dalam beberapa sesi sehingga seluruh siswa tetap dapat mengikuti ujian.

“Ke depan, kami tetap mengusulkan pengadaan sarana prasarana. Sementara ini, kita optimalkan sistem sesi dan mekanisme menumpang bagi sekolah yang belum memiliki fasilitas memadai,” pungkasnya.

Disdikbud Parigi Moutong berharap seluruh sekolah dapat memanfaatkan masa persiapan dengan baik sehingga pelaksanaan TKA 2026 berjalan lancar dan seluruh peserta dapat mengikuti ujian tanpa hambatan teknis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *