Scroll untuk baca artikel
Banner Inframenews - Perkaya wawasan Anda bersama Inframenews
Example floating
Example floating
Kota PaluPolitikSulawesi Tengah

PKS Beri Penghargaan Perempuan Inspiratif Sulteng

16
×

PKS Beri Penghargaan Perempuan Inspiratif Sulteng

Sebarkan artikel ini
PKS Sulteng melalui Bipeka memberikan penghargaan kepada lima perempuan inspiratif dalam momentum Hari Kartini di Palu, Selasa (21/4/2026). (Humas PKS)

Inframenews.id, Palu – Selasa, 21 April 2026

Bidang Perempuan dan Keluarga (Bipeka) DPW PKS Sulawesi Tengah memberikan penghargaan kepada perempuan inspiratif dalam momentum Hari Kartini.

Kegiatan tersebut berlangsung di kantor DPW PKS Sulteng dengan menghadirkan sejumlah tokoh perempuan dari berbagai bidang.

Ketua Bipeka DPW PKS Sulteng, Wiwik Jumatul Rofi’ah, menyampaikan penghargaan ini sebagai bentuk pengakuan atas karya dan pengabdian.

Ia menegaskan para penerima penghargaan merupakan sosok yang telah berkontribusi nyata di bidang kesehatan, pendidikan, sosial, dan ekonomi.

Lima perempuan yang menerima penghargaan yakni Bidan Irmayanti di bidang kesehatan ibu dan anak.

Selanjutnya, Dr. Intam Kurnia sebagai tokoh penggerak kebijakan dan perubahan sosial di masyarakat.

Kemudian Hj. Tumirah sebagai penggerak pendidikan dan dakwah di lingkungan masyarakat.

Selain itu, Dr. Nudiatulhuda Mangun dikenal sebagai penggerak pemberdayaan dan perlindungan martabat perempuan.

Terakhir, Bunda Husriati Husen berperan dalam mendorong kemandirian ekonomi keluarga di masyarakat.

Bunda Wiwik menyebut para perempuan tersebut menjadi contoh bahwa perempuan mampu memimpin dan memberi dampak nyata.

Menurutnya, penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi perempuan lain untuk terus berkarya dan berkontribusi.

Ia menegaskan setiap perempuan memiliki potensi untuk menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitarnya.

Penghargaan ini juga menjadi simbol pengakuan bahwa peran perempuan setara dan penting dalam pembangunan daerah.

Bipeka PKS menilai perempuan inspiratif adalah mereka yang menggerakkan komunitas dan membantu kelompok rentan.

Mereka juga dinilai mampu menghadirkan solusi berbasis nilai dan empati dalam kehidupan sosial masyarakat.

Bunda Wiwik menambahkan banyak perempuan bekerja tanpa sorotan, namun memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Di Hari Kartini, mereka layak mendapatkan penghargaan atas dedikasi dan prestasinya,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *