Scroll untuk baca artikel
Banner Inframenews - Perkaya wawasan Anda bersama Inframenews
Example floating
Example floating
Parigi MoutongParlemenPolitik

Alfres Tonggiroh Kritik Dinas Pertanian, Minta Respons Cepat Atasi Krisis Petani Durian

12
×

Alfres Tonggiroh Kritik Dinas Pertanian, Minta Respons Cepat Atasi Krisis Petani Durian

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Parigi Moutong Alfres Masboy Tonggiroh saat menyampaikan kritik kepada Dinas Pertanian terkait penanganan krisis petani durian di Desa Beraban.

Inframenews.id, Parigi Moutong – Rabu, 22 April 2026

Ketua DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Drs. Alfres Masboy Tonggiroh, M.Si, melontarkan kritik keras kepada Dinas Pertanian terkait lambannya penanganan krisis yang dialami petani durian montong di Desa Beraban, Kecamatan Balinggi.

Kritik tersebut disampaikan saat dirinya menggelar reses dan menyerap langsung aspirasi masyarakat. Ia menilai pemerintah belum hadir secara maksimal dalam menangani persoalan yang dihadapi petani, khususnya terkait serangan penyakit yang menyebabkan penurunan produksi durian secara drastis.

“Petani durian kita ini pahlawan ekonomi daerah, bahkan produknya sudah ekspor. Tapi ketika pohon mereka sakit, pemerintah seolah tidak hadir. Saya tegaskan ke Dinas Pertanian, jangan biarkan petani berjuang sendiri,” tegas Alfres.

Ia mendesak agar Dinas Pertanian segera menurunkan tim ahli untuk melakukan penelitian dan penanganan secara tepat terhadap penyakit yang menyerang tanaman durian tersebut.

Menurutnya, langkah cepat dan terukur sangat diperlukan agar petani tidak terus mengalami kerugian dan bergantung pada penggunaan obat-obatan komersial tanpa pendampingan teknis.

Alfres juga menekankan pentingnya peran aktif pemerintah daerah dalam memberikan solusi nyata terhadap permasalahan sektor pertanian, mengingat komoditas durian montong memiliki nilai ekonomi tinggi bagi masyarakat.

Ia berharap, instansi terkait segera merespons keluhan petani dengan tindakan konkret agar kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah tetap terjaga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *