Scroll untuk baca artikel
Iklan Mobile InframeNews
Iklan InframeNews
Iklan InframeNews
HeadlineOlahraga

Almansa Dianggap Sulit Kejar Quiles

60
×

Almansa Dianggap Sulit Kejar Quiles

Sebarkan artikel ini
Aksi pembalap IntactGP, David Almansa, pada seri Moto3 Ceko 2026 yang berakhir tanpa podium © INTACTGP.DE

InframeNews, Assen
Kamis, 2 Juli 2026

Manajer IntactGP, Peter Ottl, menilai peluang pembalap andalannya, David Almansa, untuk merebut gelar juara dunia Moto3 2026 semakin berat. Penilaian itu muncul setelah melihat dominasi Máximo Quiles pada seri Moto3 Belanda di Sirkuit Assen.

Melansir dari BolaSport.com, Almansa tampil kompetitif sepanjang akhir pekan dengan memulai balapan dari posisi keenam dan langsung merangsek ke barisan depan. Ia terlibat persaingan ketat dengan Quiles dan Brian Uriarte dalam perebutan posisi terdepan.

Persaingan di kelompok depan semakin menarik ketika pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, ikut meramaikan perebutan podium. Bahkan, Veda sempat memimpin balapan sebelum akhirnya kehilangan posisi dan terjatuh sehingga gagal menyelesaikan lomba.

Setelah Veda keluar dari persaingan, duel kembali berfokus pada Almansa dan Quiles. Namun, pembalap Aspar Team itu kembali menunjukkan kecepatannya dan berhasil mengamankan kemenangan keenam musim ini, sementara Almansa harus puas finis di posisi kedua.

Meski gagal meraih kemenangan, Ottl tetap memberikan apresiasi terhadap penampilan Almansa. Menurutnya, pembalap asal Spanyol tersebut menunjukkan kecepatan yang konsisten sejak sesi latihan bebas hingga balapan tanpa bergantung pada slipstream.

Ottl juga menilai posisi start keenam bukanlah sebuah kegagalan. Baginya, Almansa mampu menunjukkan daya saing dengan langsung mengambil alih posisi terdepan sejak lap awal dan terus memberikan tekanan kepada Quiles sepanjang balapan.

Meski demikian, Ottl mengakui performa Quiles saat ini masih menjadi tolok ukur di kelas Moto3. Ia menyebut Almansa dan Quiles sebagai dua pembalap terkuat musim ini, tetapi menganggap finis sebagai runner-up kejuaraan dunia merupakan target yang lebih realistis bagi timnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *