Scroll untuk baca artikel
Iklan Mobile InframeNews
Iklan InframeNews
Iklan InframeNews
HeadlinePeristiwa

Nelayan Hilang Kontak di Perairan Kasuari, Tim SAR Gabungan Belum Temukan Korban

25
×

Nelayan Hilang Kontak di Perairan Kasuari, Tim SAR Gabungan Belum Temukan Korban

Sebarkan artikel ini
Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap nelayan yang hilang kontak di Perairan Desa Kasuari, Kecamatan Bokan Kepulauan, Kabupaten Banggai Laut, Minggu (12/7/2026). (Basarnas)

InframeNews.id, Banggai Laut
Minggu, 12 Juli 2026

Seorang nelayan dilaporkan hilang kontak saat melaut di Perairan Desa Kasuari, Kecamatan Bokan Kepulauan, Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah.

Hingga operasi pencarian hari pertama pada Minggu (12/7/2026) sore, korban belum berhasil ditemukan.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu menerima laporan kejadian tersebut dari Kepala Desa Kasuari, Albean, pada Minggu (12/7/2026) pukul 10.18 WITA.

Berdasarkan informasi yang diterima, korban bernama Wiranto (28) berangkat memancing bersama seorang rekannya pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 07.00 WITA.

Sekitar pukul 12.00 WITA, rekan korban mengajak kembali ke daratan karena kondisi cuaca mulai memburuk. Namun, korban memilih tetap melanjutkan aktivitas mencari ikan.

Hingga pukul 18.00 WITA, korban belum kembali ke daratan dan tidak dapat dihubungi. Keluarga bersama masyarakat nelayan sempat melakukan pencarian secara mandiri, namun belum membuahkan hasil sehingga kejadian tersebut dilaporkan kepada Unit Siaga SAR (USS) Banggai Laut untuk mendapatkan bantuan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue USS Banggai Laut bersama unsur potensi SAR tiba di Desa Kasuari pada Minggu pukul 14.45 WITA dan langsung berkoordinasi dengan pihak keluarga serta pemerintah desa.

Selanjutnya, pukul 15.00 WITA, Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing, mengecek kesiapan personel dan peralatan, membagi tugas pencarian, serta menyampaikan prosedur keselamatan kerja sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Basarnas.

Pencarian dilakukan menggunakan dua perahu nelayan dengan radius pencarian sekitar lima nautical mile (Nm) dari lokasi terakhir korban diketahui berada.

Namun hingga pukul 18.00 WITA, operasi pencarian belum membuahkan hasil.

“Operasi SAR dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada esok pagi,” demikian keterangan resmi Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu.

Operasi SAR melibatkan Tim Rescue USS Banggai Laut, BPBD Banggai Laut, Bhabinkamtibmas, aparat setempat, serta masyarakat.

Tim menggunakan sejumlah peralatan pendukung, di antaranya perahu nelayan, peralatan water rescue, peralatan navigasi, alat komunikasi, peralatan medis, dan peralatan evakuasi.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu menyatakan perkembangan operasi pencarian akan terus disampaikan secara berkala.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *