Scroll untuk baca artikel
Iklan Mobile InframeNews
Iklan InframeNews
Iklan InframeNews
HeadlineKota PaluPolitikSosial BudayaSulawesi Tengah

Hari Anak Nasional, Wiwik: Lindungi Anak Selamatkan Masa Depan

30
×

Hari Anak Nasional, Wiwik: Lindungi Anak Selamatkan Masa Depan

Sebarkan artikel ini
etua Bidang Perempuan dan Keluarga DPW PKS Sulteng, Hj. Wiwik Jumatul Rofi'ah, mengajak seluruh pihak memperkuat perlindungan anak pada peringatan Hari Anak Nasional 2026. (Dok. Pribadi)

Inframe News, Palu
Kamis, 23 Juli 2026

Ketua Bidang Perempuan dan Keluarga (BiPeKa) DPW PKS Sulawesi Tengah, Hj. Wiwik Jumatul Rofi’ah, mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat perlindungan anak pada momentum Hari Anak Nasional (HAN) 2026 agar lahir generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Bunda Wiwik menegaskan Hari Anak Nasional menjadi momentum memperkuat komitmen bersama mewujudkan perlindungan anak yang lebih baik di Sulawesi Tengah dengan mengusung semangat “Anak Terlindungi, Sulawesi Tengah Maju.”

Menurutnya, anak-anak merupakan aset masa depan daerah yang harus tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan penuh kasih sayang tanpa kekerasan, eksploitasi, maupun diskriminasi.

“Anak-anak Sulawesi Tengah berhak tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan penuh kasih sayang. Mereka tidak boleh menjadi korban kekerasan, eksploitasi, maupun kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan yang layak,” ujar Bunda Wiwik.

Ia mengatakan masih banyak tantangan yang dihadapi anak-anak di Sulawesi Tengah, mulai dari kasus kekerasan terhadap anak, pernikahan usia dini, stunting, anak putus sekolah, perundungan, hingga dampak negatif media digital.

Menurut Bunda Wiwik, perkembangan teknologi juga menghadirkan ancaman baru berupa kecanduan gawai, paparan konten negatif, serta kejahatan digital yang menyasar anak-anak sehingga membutuhkan perhatian serius dari semua pihak.

Ia menilai keluarga harus menjadi benteng pertama dalam melindungi anak melalui penguatan ketahanan keluarga dan kehadiran orang tua, baik secara fisik maupun emosional, dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

“Anak yang terlindungi akan tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berakhlak, dan berdaya saing. Sebaliknya, ketika hak-hak anak terabaikan, maka masa depan daerah juga akan menghadapi tantangan yang lebih besar,” katanya.

Sebagai anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Bunda Wiwik juga mendorong sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, tokoh agama, organisasi masyarakat, dunia usaha, dan keluarga untuk menciptakan lingkungan yang ramah anak.

Ia berharap program pencegahan stunting, penguatan pendidikan karakter, perlindungan dari kekerasan, serta peningkatan kualitas pengasuhan keluarga terus diperkuat sebagai investasi pembangunan sumber daya manusia.

Bunda Wiwik menegaskan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari keberhasilan melindungi dan menyiapkan generasi penerus bangsa.

“Mari kita jaga, lindungi, dan dampingi anak-anak kita. Dari anak yang bahagia dan terlindungi akan lahir generasi hebat yang membawa Sulawesi Tengah semakin maju dan sejahtera,” tutupnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *