Inframenews, Palu
Jumat, 21 Agustus 2026
Garuda Keadilan (GK) Sulawesi Tengah menggelar Gerakan Bersama Rayakan Kemerdekaan (Gebrak 17) untuk memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Kegiatan berlangsung di Halaman Kantor DPW PKS Sulawesi Tengah, Ahad (16/8/2026), sejak pukul 08.00 Wita hingga menjelang waktu zuhur.
Gebrak 17 berlangsung meriah dengan peserta dari berbagai kelompok usia, mulai anak-anak hingga orang dewasa yang mengenakan atribut bernuansa merah putih.
Sejumlah perlombaan tradisional turut digelar, di antaranya makan kerupuk, kata berantai, balap karung, corong bola, estafet air, dan estafet sarung.
Kaderisasi Garuda Keadilan Sulawesi Tengah, Salman Izzuddin, mengatakan Gebrak 17 tidak sekadar menjadi hiburan dalam memperingati kemerdekaan.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan lintas generasi, serta mendorong keterlibatan anak muda dalam kegiatan sosial.
“Tujuan kegiatan ini bukan hanya memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia, tetapi juga mempererat ukhuwah dan kebersamaan,” ujar Salman.
Ia menilai pelibatan anak-anak dan generasi muda penting untuk memberikan ruang berinteraksi, mengembangkan kreativitas, serta belajar mengambil peran dalam kehidupan bermasyarakat.
Dorong Regenerasi Generasi Muda
Gebrak 17 dibuka Ketua DPW PKS Sulawesi Tengah, Muhammad Wahyuddin, SST, yang sekaligus memberikan sambutan kepada para peserta.
Muhammad Wahyuddin menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda untuk memastikan keberlanjutan dakwah dan organisasi.
“Sungguh, kita ini sangat berkeinginan dan punya cita-cita yang besar agar dakwah ini terwariskan kepada anak-anak muda, Gen Z,” katanya.
Ia mengatakan keinginan melibatkan generasi muda harus diikuti dengan langkah nyata untuk memberikan ruang kepada mereka dalam berbagai kegiatan.
Menurutnya, kegiatan seperti Gebrak 17 dapat menjadi sarana membangun hubungan sekaligus proses transformasi kader lintas generasi.
“Melalui kegiatan seperti inilah kita membangun hubungan dalam rangka transformasi kader,” ujarnya.
Ustadz Wahyu mengajak seluruh unsur organisasi memberikan dukungan dan ruang yang lebih besar kepada generasi muda.
Perkuat Interaksi Lintas Generasi
Gebrak 17 menjadi ruang interaksi antara generasi muda, keluarga, kader, dan masyarakat dalam suasana informal dan penuh kebersamaan.
Berbagai permainan tradisional mendorong peserta bekerja sama, membangun kekompakan, dan menikmati momentum peringatan kemerdekaan.
Selain memeriahkan HUT ke-81 RI, kegiatan tersebut diharapkan memperkuat rasa kebangsaan dan kepedulian sosial generasi muda.
Garuda Keadilan Sulawesi Tengah berharap kegiatan serupa dapat menjadi sarana berkelanjutan untuk memperkuat kapasitas dan kepemimpinan generasi muda.
Kegiatan tersebut juga diharapkan membuka ruang lebih luas bagi generasi muda untuk berinisiatif dan mengambil peran dalam organisasi maupun masyarakat.
Dengan semangat kemerdekaan, kebersamaan, dan regenerasi, Gebrak 17 ditutup menjelang waktu zuhur dalam suasana penuh kegembiraan dan keakraban.(*)













