Scroll untuk baca artikel
Iklan Mobile InframeNews
Iklan InframeNews
Iklan InframeNews
HeadlineParigi Moutong

Parigi Moutong Miliki 9 Kampung Nelayan Merah Putih

24
×

Parigi Moutong Miliki 9 Kampung Nelayan Merah Putih

Sebarkan artikel ini
Bupati Erwin Burase dan Wakil Bupati Abdul Sahid meletakkan batu pertama Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Pelawa Baru, Parigi Tengah, Rabu (26/8/2026). (Diskominfo)

Inframenews, Parigi Moutong
Kamis, 27 Agustus 2026

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memperkuat pembangunan ekonomi masyarakat pesisir melalui program Kampung Nelayan Merah Putih dengan total sembilan titik pembangunan.

Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase bersama Wakil Bupati H. Abdul Sahid melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Pelawa Baru, Kecamatan Parigi Tengah, Rabu (26/8/2026).

Bupati mengatakan pembangunan tersebut bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi menjadi langkah untuk menciptakan kehidupan masyarakat nelayan yang lebih mandiri, tertata dan produktif.

“Alhamdulillah, pada tahun ini Kabupaten Parigi Moutong mendapat alokasi pembangunan 8 kawasan Kampung Nelayan Merah Putih,” ujar Erwin.

Dengan tambahan satu kawasan utama di Desa Bolano yang pembangunannya dimulai akhir 2025, Parigi Moutong kini memiliki total sembilan titik Kampung Nelayan Merah Putih.

Jumlah tersebut menjadikan Parigi Moutong sebagai kabupaten dengan alokasi Kampung Nelayan Merah Putih terbanyak di Sulawesi Tengah.

Erwin menyebut keberhasilan tersebut tidak lepas dari upaya pemerintah daerah meyakinkan pemerintah pusat mengenai kebutuhan masyarakat pesisir Parigi Moutong.

Kabupaten Parigi Moutong memiliki garis pantai sekitar 510 kilometer dengan sebagian masyarakat menggantungkan kehidupan pada sektor kelautan dan perikanan.

Selain pembangunan kawasan, fasilitas pendukung seperti pelabuhan dan pabrik es juga diproyeksikan untuk menunjang aktivitas nelayan.

Bupati juga menyebut kemungkinan penambahan lokasi Kampung Nelayan Merah Putih masih terbuka karena proses survei terhadap sejumlah wilayah masih berjalan.

Ia meminta kepala desa, camat dan seluruh pemangku kepentingan ikut mengawal pembangunan agar berjalan sesuai rencana.

“Ini program Bapak Presiden untuk kita semua, maka wajib kita jaga dan pastikan berjalan lancar hingga selesai dan bermanfaat,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil PPK Pembangunan KNMP Wilayah 3 Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Maltonius Tassi, menyebut program tersebut merupakan prioritas nasional.

Menurutnya, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 2025 dan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2026.

Maltonius mengatakan pihaknya telah berada di Parigi Moutong sejak Juli 2026 untuk mengoordinasikan pelaksanaan pembangunan bersama pemerintah daerah.

Ia berharap pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat nelayan.

Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Parigi Moutong, I Made Cornelius, mengatakan program tersebut bertujuan mengoptimalkan pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan secara terintegrasi dan berkelanjutan.

Pada 2026, delapan kawasan yang mendapat alokasi pembangunan berada di Desa Boyantongo, Sausu Tambu, Pelawa Baru, Sienjo, Laemanta, Tada, Dusunan dan Malalang.

Pemerintah daerah berharap Kampung Nelayan Merah Putih menjadi simpul perekonomian baru yang mampu meningkatkan nilai tambah serta kesejahteraan masyarakat pesisir.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *