Inframenews, Palu
Selasa, 1 September 2026
BMKG menyebut kondisi El Nino di wilayah regional saat ini berada pada intensitas sangat kuat dengan indeks SST Nino3.4 mencapai +2,22.
Informasi tersebut tercantum dalam Buletin Informasi Peringatan Dini Cuaca dan Iklim Sulawesi Tengah dasarian I September 2026.
BMKG juga mencatat kondisi Indian Ocean Dipole atau IOD berada pada fase netral dan diprediksi memasuki fase positif hingga setidaknya Oktober 2026.
Kondisi iklim tersebut menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam menghadapi periode kemarau di Sulawesi Tengah.
Hingga dasarian II Agustus 2026, sebanyak 25 dari 29 zona musim di Sulawesi Tengah masih mengalami musim kemarau.
BMKG mengingatkan dampak kondisi tersebut dapat berkaitan dengan kekeringan meteorologis serta risiko lain yang mengikuti kondisi cuaca dan iklim.
Pemerintah daerah diminta menggunakan informasi iklim tersebut sebagai dasar meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi di wilayah masing-masing.
Di Sulawesi Tengah, sejumlah wilayah telah masuk kategori peringatan dini kekeringan meteorologis waspada dan siaga.
Untuk Parigi Moutong, status siaga berlaku di Kecamatan Bolano Lambunu, Palasa, dan Moutong.
BMKG juga mencatat tidak ada wilayah Sulawesi Tengah yang masuk kategori peringatan dini curah hujan tinggi pada periode 1–10 September 2026.
Meski demikian, hujan sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi secara terbatas di sejumlah wilayah Donggala dan Sigi.(*)













