Inframenews.id, Palu – Senin, 11 Mei 2026
Sekretaris DPRD Provinsi Sulawesi Tengah M. Sadly Lesnusa, S.Sos., M.Si menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat tinggi pimpinan pratama serta pejabat fungsional di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang digelar di Aula Rumah Jabatan Siranindi, Jalan Prof Moh Yamin, Palu.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid dan turut dihadiri Wakil Gubernur dr. Reny Arniwaty Lamadjido, Sp.PK., M.Kes, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Dr. Novalina, MM, para asisten, staf ahli gubernur, kepala perangkat daerah, pejabat administrator, serta pejabat fungsional.
Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa pelantikan merupakan bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan dan penyegaran organisasi guna meningkatkan kualitas birokrasi serta pelayanan publik yang profesional dan berintegritas.
Menurutnya, jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, loyalitas, disiplin, dan dedikasi tinggi.
Ia berharap para pejabat yang baru dilantik mampu menunjukkan kinerja terbaik, membangun koordinasi lintas perangkat daerah, serta menghadirkan inovasi dalam mendukung percepatan pembangunan di Sulawesi Tengah.
Gubernur juga menekankan pentingnya penerapan digitalisasi dalam sistem pemerintahan, penguatan inovasi pelayanan publik, serta optimalisasi publikasi informasi kepada masyarakat sebagai bentuk keterbukaan dan transparansi pemerintah daerah.
“Selamat kepada seluruh pejabat yang hari ini resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya. Amanah yang diberikan ini hendaknya dijalankan dengan penuh integritas, tanggung jawab, dan semangat pengabdian,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Sekretaris DPRD Provinsi Sulawesi Tengah M. Sadly Lesnusa turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik.
Ia berharap momentum tersebut menjadi dorongan bagi peningkatan kinerja, penguatan kolaborasi lintas perangkat daerah, serta optimalisasi transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan.
Menurutnya, penguatan digitalisasi, inovasi pelayanan, dan keterbukaan informasi publik menjadi kunci dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel.
“Penguatan digitalisasi, inovasi pelayanan, dan keterbukaan informasi publik diharapkan mampu mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel, sehingga pembangunan di Sulawesi Tengah dapat berjalan lebih optimal dan tepat sasaran,” ungkapnya.












