Inframenews, Parigi Moutong
Rabu, 16 September 2026
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong segera membentuk tim terpadu untuk menelusuri berbagai persoalan distribusi BBM bersubsidi di daerah.
Pembentukan tim tersebut menjadi tindak lanjut rapat koordinasi yang dipimpin Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase, Selasa (15/9/2026).
Rapat berlangsung di Ruang Rapat Bupati Parigi Moutong dan dihadiri Sekda Zulfinasran, pimpinan perangkat daerah serta pihak terkait.
Bupati meminta tim terpadu menginvestigasi keluhan masyarakat terkait distribusi BBM bersubsidi di lapangan.
Persoalan yang akan ditelusuri meliputi dugaan permainan barcode, kuota, hingga mekanisme penyaluran BBM kepada masyarakat.
Bupati juga meminta informasi mengenai dugaan keterlibatan oknum ASN dalam persoalan distribusi BBM ditelusuri dan diverifikasi.
“Kalau sesuai aturan dan berjalan normal, saya kira tidak masalah. Tapi kalau dalam mengeluarkan itu ada permainan, itu yang menjadi masalah,” tegas Erwin.
Ia menegaskan, apabila ditemukan pelanggaran, pihak yang terbukti bersalah harus diberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Sekda Zulfinasran menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme distribusi BBM bersubsidi.
Evaluasi tersebut mencakup penerbitan barcode, proses pengambilan, hingga penyaluran BBM kepada masyarakat.
Pengawasan internal perangkat daerah juga akan diperkuat untuk mencegah potensi penyimpangan dalam distribusi BBM bersubsidi.
Pemkab Parigi Moutong akan melibatkan unsur terkait, termasuk aparat penegak hukum, dalam proses penelusuran tersebut.
Tim terpadu nantinya bertugas memeriksa data, menelusuri laporan masyarakat, dan mencari akar persoalan distribusi BBM bersubsidi.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat pengawasan serta memastikan BBM bersubsidi disalurkan sesuai peruntukannya.(*)













