Scroll untuk baca artikel
Banner Inframenews - Perkaya wawasan Anda bersama Inframenews
Example floating
Example floating
BeritaDaerahPolitikSulawesi TengahTojo Una-una

Reses di Touna, Fatimah Diminta Warga Bangun Irigasi dan Infrastruktur Dasar

32
×

Reses di Touna, Fatimah Diminta Warga Bangun Irigasi dan Infrastruktur Dasar

Sebarkan artikel ini
Anggota Fraksi PKS DPRD Sulteng Dra Hj Fatimah A Lasawedi M Si, usai menggelar reses jelang akhir tahun 2025. (Dok. Pribadi)
Anggota Fraksi PKS DPRD Sulteng Dra Hj Fatimah A Lasawedi M Si, usai menggelar reses jelang akhir tahun 2025. (Dok. Pribadi)

Inframenews.id, Touna – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Dra. Hj. Fatimah A. Lasawedi, M.Si., menyerap sejumlah aspirasi masyarakat saat melaksanakan reses dan kunjungan daerah pemilihan (kundapil) menjelang akhir tahun 2025.

Dalam pertemuan bersama warga Desa Bonebae II, Kecamatan Ulubongka,Kabuaen Tojo Una-una Kamis (29/1/2026), Fatimah mencatat permintaan utama masyarakat terkait pembangunan dan perbaikan irigasi sepanjang kurang lebih tiga kilometer yang dinilai sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas pertanian warga.

“Warga menitipkan harapan agar irigasi ini bisa segera diperbaiki karena sangat berpengaruh terhadap produktivitas pertanian,” ujar Fatimah usai kegiatan reses.

Srikandi PKS tersebut menegaskan, seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan dibahas di tingkat pimpinan dan diteruskan melalui mekanisme yang ada agar dapat dikawal hingga tahap realisasi.

Selain meninjau kebutuhan infrastruktur, Fatimah juga menggelar tatap muka dengan tokoh agama, pengurus Persekutuan Perempuan, serta Persekutuan Pemuda.

Kegiatan yang berlangsung di halaman rumah salah satu warga Desa Bonebae II itu turut dihadiri unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta ibu-ibu PKK.

“Dalam pertemuan itu, kami sengaja mengundang berbagai unsur agar aspirasi yang disampaikan lebih komprehensif dan sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya.

Seperti reses anggota DPRD pada umumnya, aspirasi warga didominasi usulan pembangunan fisik.

Selain irigasi, masyarakat juga berharap adanya pembangunan drainase serta pengadaan mobil ambulans.

Tak hanya itu, warga juga mengajukan permintaan bantuan bibit tanaman, hewan ternak, tenda lokal, kursi sebanyak 400 unit, peralatan perbengkelan, hingga dukungan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Sementara saat reses di Kelurahan Muara Toba, Kecamatan Ratulindo, warga kembali menyampaikan harapan akan bantuan mobil ambulans dan bibit pertanian.

Mengingat sebagian wilayah Ratulindo merupakan kawasan pesisir, masyarakat juga mengusulkan bantuan perahu dan mesin katinting.

“Ada pula permintaan bantuan perbaikan masjid serta dukungan Program Indonesia Pintar (PIP) untuk biaya pendidikan,” tambahnya.

Sebagai wakil rakyat, Fatimah menegaskan komitmennya untuk terus mengawal setiap aspirasi masyarakat agar dapat direalisasikan secara bertahap dan merata.

“PKS tidak membeda-bedakan siapa pun. Selama itu untuk kepentingan masyarakat dan anak bangsa, Insya Allah akan kami perjuangkan,” pungkasnya.

Laporan : Mul | Editor : Ahmad Tamsil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *